Strukturalisme

Strukturalisme adalah suatu metode pembelajaran yang secara umum mengklaim bahwa : “ karakteristik asal dari suatu benda dapat dikatakan terdapat tidak dalam benda itu sendiri, melainkan ada pada hubungan yang kita bangun dan rasakan di antara mereka “.  Dunia didasarkan pada bahasa, dimana terdapat sebuah struktur hubungan yang bermakna antara tanda – tanda yang selalu berubah – ubah. Jadi, strukturalisme mengatakan bahwa dalam sistem linguistik, hanya terdapat perbedaan, tanpa adanya istilah yang pasti.

Strukturalisme memfokuskan diri pada kode – kode, kebiasaan – kebiasaan, dan proses pertanggungjawaban untuk kejelasan pekerjaan. Sebagai suatu metode, strukturalisme tidak dikhawatirkan dengan tematik, tetapi dengan keadaan dari penunjukan. Sementara itu strukturalisme mmpunyai dasar dalam linguistik dan antropologi, yang mana kedua hal ini merupakan silang disiplin.

Penelitian dari hubungan teks dengan struktur khusus dan diproses menjadi linguistik, psikoanalisis, metafisikal, logika, sosiologi atau retorikal mereka. Bahasa dan struktur dibanding dengan kesadaran pribadi, menjadi sumber terbesar dari penjelasan.

Penampilan dari strukturalisme untuk arsitektur rasional sangatlah jelas dalam penjelasan di bawah ini, penjelasan ini mengenai metode jika satu substansi arsitektural bekerja untuk pekerjaan literatur :

Strukturalisme mengambil linguistik sebagai model dan berusaha untuk membentuk “ grammar “ –inventaris sistematik elemen dan kemungkinannya untuk dikombinasikan- yang dapat bernilai untuk bentuk dan arti dari pekerjaan literatur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s