Proses-Proses Dasar Didalam Melaksanakan Penelitian

Sebagaimana telah dikemukakan, penelitian merupakan suatu proses untuk mempelajari gejala yang dipilih sebagai objek perhatian. Bahwa sesuatu gejala tertentu dipilih sebagai objek perhatian untuk diteliti, bermula dari timbulnya pertanyaan orang atau si peneliti itu sendiri terhadap gejala tersebut dan jawabannya dirasakan atau dipandang penting untuk dipunyai; dengan perkataan lain, pertanyaannya dipandang penting untuk ditanggapi.

Bila jawaban yang dicari tersebut ternyata telah tersedia dan cukup memuaskan, tentu saja penelitiannya tak perlu dilakukan. Tetapi bila jawaban yang telah ada dipandang belum memuaskan, atau memang belum tersedia jawabannya, maka penelitian baru mempunyai arti untuk dilakukan.

Perkataan “memuaskan” di paragraf terdahulu telah digarisbawahi, untuk menekankan bahwa arti yang dikandung di dalam ungkapannya harus jelas dimengerti. Makna “jawaban yang memuaskan” di dalam pernyataan terdahulu adalah bahwa, jawabannya dirumuskan berlandaskan kepada premise yang telah diakui kebenarannya, dan dinyatakan dengan alur logika yang diterima keabsahannya.

Dari uraian yang dikemukakan diatas dapat dilihat bahwa, di dalam melakukan penelitiannya, maka dirancang, disusun, dan dilaksanakan tindakan-tindakan untuk memperoleh jawaban terhadap persoalannya, atau masalah yang dipertanyakan tersebut.

Pada dasarnya tindakan-tindakan tersebut berupa pengumpulan fakta, yang kemudian dianalisis untuk merumuskan penjelasan-penjelasan dan kesimpulan yang memberi makna dari fakta yang terhimpun tersebut, berkaitan dengan persoalan yang dipertanyakan semula. Inti dari kegiatan pengumpulan fakta tersebut adalah pengukuran-pengukuran (dalam arti luas) terhadap berbagai segi dari masalahnya, dan analisis terhadap hasil pengukuran tersebut.

Pengukuran-pengukuran tersebut tentunya dilakukan terhadap objek-objek yang ada dalam lingkup masalah yang hendak dipecahkan persoalannya. Terdapat berbagai bentuk kegiatan untuk melakukan pengukuran tersebut, seperti interview, pengedaran kuestioner, pengukuran besaran-besaran fisik di dalam suatu experimen, dan sebagainya.

Hasil analisis terhadap fakta yang diperoleh kemudian disintesakan untuk merumuskan jawaban terhadap persoalan yang dipertanyakan.

Secara ringkas, dapat disimpulkan bahwa di dalam melakukan penelitian terdapat tiga proses dasar, yaitu:

  1. merumuskan dengan sejelas-jelasnya persoalan yang dipertanyakan;
  2. melaksanakan tindakan untuk mendapatkan jawaban terhadap persoalan tersebut;
  3. merumuskan jawaban yang dapat dipertanggung-jawabkan secara ilmiah (i.e. diterima kebenaran premise-nya, dan diakui keabsahan dari jalan berpikirnya atau logikanya).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s