Lyric Armada – Hargai Aku

0

 

seringkali kau merendahkan ku
melihat dengan sebelah matamu
aku bukan siapa-siapa

selalu saja kau anggap ku lemah
merasa hebat dengan yang kau punya
kau sombongkan itu semua

[chorus]
coba kau lihat dirimu dahulu
sebelum kau nilai kurangnya diriku
apa salahnya hargai diriku
sebelum kau nilai siapa diriku

seringkali kau merendahkan ku
melihat dengan sebelah matamu
aku bukan siapa-siapa

Tak Berkategori

6. Setting BIOS

1

Sebenarnya setting BIOS digunakan untuk mendapatkan system yang setabil atau system dengan kecepatan tinggi. Jika kita dapat menyeting BIOS dengan menghasilkan system yang cepat tapi tidak ada kesetabilan maka percuma saja. Tentu kita ingin menyeting BIOS dengan menghasilkan system yang stabil dan cepat. Oleh karena itu kita harus mengenali fungsi dari masing-masing bagian BIOS.

Cara untuk mengoptimalkan setting BIOS:

  • Untuk mendapatkan settingan BIOS yang baik biasanya menggunakan piliha auto adalah pilihan yang tepat. Karena kebanyakan produsen motherboard, menyesuaikan setting CPU frekuency sesuai dengan beban kerja PC. Beberapa juga menyediakan preset profile, dengan beberapa tingkatan. Selama tidak ada masalah kesetabilan, hal ini dapat terus dilakukan.
  • Quick power on self test pilihan enebled. Proses ini adalah proses pemeriksaan komponen-komponen PC. Jika kita pilih disable maka proses akan dilakukan lebih lama.
  • Boot virus detection pilihan disabled. Fungsi ini tidak banyak digunakan, karena tidak mempunyai perlindungan terhadap serangan virus.
  • Internal dan external chace pilihan enebled. Chace internal dan eksternal berfungsi sebagai buffer data cepat antara CPU dan RAM.
  • Port ide yang tidak terpakai pilihan disable.
  • AGP aperture size digunakan untuk menentukan jumlah RAM yang dialokasikan untuk AGP. Pilihan setengah dari jumlah RAM yang anda miliki.
  • AGP fast write pilihan enebled. Fungsi ini akan mempercepat pengoprasian software dan penggunaan same 3D
  • Boot sequence digunakan untuk menentukan urutan proses booting yang akan dilakukan. Agar cepat pilihlah booting dari hardisk
  • Boot up floppy seek pilihlah disabled. Karena floppy drive sekarang sudah jarang digunakan. Hal ini juga dapat mempercepat proses booting
  • CPU speed dihasilkan dari perkalian antara clock dan multiplier.

Fungsi di atas hanya sebagian kecil saja. Untuk mengenali dan mengoptimalkan fungsi yang lain anda bisa cari referensi dari buku, internet atau dari teman anda.

 

5.2. Kegunaan update BIOS

1

Update bios antara lain berguna untuk:

a.       Menambah dukungan terhadap kapasitas hardisk

b.      Menambah dukungan terhadap prossesor dengan kecepatan baru

c.       Mengoreksi dan memperbaiki masalah-masalah kompabilitas dengan hardware atau aplikasi tertentu.

5.1. Langkah mengupdate BIOS

1

Langkah-langkah yang biasa digunakan untuk mengupdate BIOS:

  • Kenali pprodusen yang membuat BIOS pada computer anda. Jangan anda melakukan update BIOS dengan tipe BIOS yang erbeda.
  • Download BIOS terbaru dari situs produsen tersebut
  • Anda bisa menggunakan flasdisk untuk mengcopy semua file yang telah didownload.
  • Booting computer dengan menggunakan flasdisk yang telah diisi file download. Setelah masuk ke system dos jalankan program flash untuk proses update.

Tips: “ hati-hati dalam proses update jangan sampai salah, ikuti anjuran dari produsen pembuat BIOS”

5. Update BIOS

1

BIOS yang disimpan dalam EPROM atau flash memory yang dapat diubah oleh pengguna sehingga bias di update

Update bios yang tidak benar akan menyebabkan computer tidak bisa digunakan karena perangkat yang biasa digunakan untuk proses booting rusak/mati.

4. Produsen BIOS

5

Bebrapa perusahaan yang menyediakan BIOS adalah sebagai berikut:

  • Award software, yang meluncurkan award BIOS
  • Phoenix technologies, yang meluncurkan phoenix BIOS, dan setelahnya melakukan merjer dengan award software meluncurkan phoenix-award BIOS.
  • American magatrends incorporated (AMI) yang merilis AMI BIOS, dan AMI WinBIOS.
  • Para OEM (original equipment manufacturer), seperti hawlett-packard/Compaq, IBM/Lenovo, Dell computer, dan OEM-OEM lainnya.

3. Komponen BIOS

1

Dalam BIOS terdappat komponen-komponen diantaranya:

  • Program BIOS setup yang memungkinkan pengguna untuk mengubah konfigurasi computer (tipe hardisk, disk drive, manajemen daya listrik, kinerja computer dll) sesuai keinginan. BIOS menyembunyikan detail-detail cara pengaksesan hardware yang cukup rumit apabila dilakukan secara langsung.
  • Driver untuk hardware dasar, seperti video adapter, perangkat input, prossesor, dan beberapa perangkat lainnya untuk system operasi dasar 16-bit ( dalam hal ini adalah keluarga DOS).

Program bootstraper utama yang memungkinkan computer dapat melakukan proses booting kedalam system operasi yang terpasang